Digital Friendly

Polling
Dimana tempat membeli cokelat favorit Anda?

Death by Chocolate
Awfully Chocolate
Harvest Cake
Dapur Cokelat

Hasil Polling

Dimana tempat membeli cokelat favorit Anda?

Death by Chocolate

73(20 %)
Awfully Chocolate
45(12 %)
Harvest Cake
127(34 %)
Dapur Cokelat
127(34 %)


Tradisional di Zaman Modern



 

Bertahan dengan konsep traditional bakery di lautan modernisasi tak membuat toko roti ini tenggelam.

Traditional bakery, mungkin kata itu yang pas menggambarkan Bogor Permai Bakery and Resto, dibandingkan bakery-bakery baru yang kini tumbuh menjamur. Toko roti yang menjual tidak hanya produk bakery ini, sangat familiar bagi warga Bogor. Homemade bakery dengan kapasitas produksi hingga 3000 pieces roti per hari ini, yakin dapat bertahan dan bersaing di antara serbuan bakery modern.

Mengawali usahanya dari mendirikan tempat peristirahatan dan penyedia toilet umum bagi pengendara yang menempuh perjalanan Sukabumi, Puncak, Bandung, Cianjur -sebelum ada tol Jagorawi- pasangan suami istri Purbojo, membuka toko roti seadanya untuk para pelancong tersebut. Permintaan yang makin banyak membuat pasangan ini semakin fokus dengan usahanya, dan untuk itu sejak tahun 1963 dibukalah gerai roti pertama mereka di Jalan Jend. Sudirman No. 23 A untuk menampung banyaknya jumlah pengunjung yang datang. Fokus awal usaha mereka sebenarnya adalah menjual jajanan pasar yang dibuat sendiri oleh sang istri, seperti kue talam dan klepon yang wajib ada dan masih dijual di Bogor Permai Bakery and Resto hingga saat ini.

“Bakery sebagai salah satu makanan menyehatkan masih menjadi tren kedepannya,” ujar Enrico Purbojo, penerus bisnis Bogor Permai Bakery and Resto, yang merupakan generasi ke-3 dari pasangan alm. Budianto dan Harjati Purbojo yang didaulat untuk mengelola bakery legendaris ini. Proses pembuatan bakery di tempat ini hampir 90% dikerjakan secara manual, mulai dari mixing hingga pengemasan. Metode pembuatannya sangat sedehana, bahan-bahan utama meliputi terigu, telur ayam kampung, air, ragi, mentega, susu, gula dan garam dicampur dalam mixer dan di mixing kurang lebih sekitar 20 menit. Setelah itu ditimbang kemudian dilakukan penyeragaman bentuk (molding) dan terakhir, filling atau proses pemberian bahan isi. Proses fermentasi dilakukan setelah adonan di-filling. Tujuannya untuk menyiasati kapasitas produksi yang semakin besar dan untuk efesiensi waktu dan tempat. Ingridien yang digunakan bebas bahan pengawet. Itulah klaim yang diberikan oleh Bogor Permai Bakery and Resto.

Toko yang membuka gerainya pukul 6 pagi ini, memiliki kurang lebih 150 item produk yang terbagi menjadi kue tradisional, roti modern, roti tradisional, dan cake. Harga yang ditawarkan. Harga-harga yang dipatok memang tidak terbilang murah, tetapi untuk kualitas yang dimiliki, rasanya harga tersebut cukup sebanding. Kue-kue tradisional (basah) di bandrol dengan harga mulai
Rp 2.000 hingga Rp 3.000, dan Rp 3.000 hingga Rp 23.000 untuk produk bakery atau roti manisnya. Hingga sekarang Bogor Permai Bakery and Resto memiliki 9 outlet dan rencana akan melakukan ekspansi ke luar Bogor, terutama ke daerah Jakarta dan sekitarnya.
Bogor Permai Bakery masih mempertahankan ciri khasnya dalam memproduksi roti-roti tradisional hingga kini. Mereka tetap memproduksi roti gambang, roti tapal kuda, dan roti keset yang masih banyak dicari orang. Cita rasa yang disajikanpun sama seperti 40 tahun lalu, karena roti-roti tersebut diproduksi oleh baker yang sejak 40 tahun silam bekerja untuk Bogor Permai Bakery and Resto. Sistem penjualan door to door juga masih dilakukan oleh Bogor Permai, sudah ada 8 gerobak yang siap keliling membawa roti-roti segar Bogor Permai untuk dijajakan pada para pelanggannya.

Penggunaan bahan-bahan yang berkualitas merupakan salah satu cara yang dilakukan Bogor Permai untuk menjaga mutu, orisinalitas rasa dan bentuk produknya. Kehigienisan juga sangat diperhatikan, terutama untuk produksi kue-kue basah yang umur produknya tidak lama. “Konsumen kue basah justru lebih banyak dari kalangan menengah ke atas dan orang-orang kantoran yang sengaja mampir ke sini setelah pulang kerja. Bahkan orang nomer satu di Indonesia, sering memesan kue-kue basah di toko kami karena kehigienisan dan rasanya yang tidak berubah. “Ujar Venny Cahyuni marketing dan koordinator divisi outlet Bogor Permai. Hanya sekitar 5%-10% roti yang tidak terjual setiap harinya. “Roti-roti tersebut tidak kami jual kembali keesokan harinya. Roti yang tidak terjual itu kami bagikan ke karyawan atau ke panti asuhan hari itu juga.” Kata Enrico.

Berbagai inovasi akan terus dilakukan oleh Bogor Permai untuk menjawab tantangan di industri bakery yang semakin ramai. Produk yang banyak diminati konsumen hingga kini yaitu roti manis dan kue-kue basah. Bakery modern seperti roti gandum (Brown Bread-nama jualnya) sudah tersedia di toko ini sejak generasi pertama. Bahan baku gandum utuhnya dibeli dari suplier dan proses produksi tidak berbeda dengan roti putih, peminatnya 10-15% setiap harinya. Bogor Permai kini harus menambah kapasitas produksinya untuk memanjakan lidah para pelanggan yang semakin bertambah tiap harinya. “Karena yang bermain dengan konsep bakery tradisional hanya sedikit, jadi kami kira, produk kami mampu bersaing dengan bakery modern lainnya. Konsumen akan ‘kangen’ dengan hal-hal yang jadul (Jaman dulu-red), dan sekarang kami masih menyajikan sesuatu yang jadul itu, dan banyak dicari orang.” Ujar Enrico. K-12

| 2010-03-22





Tips Simpan Daging Beku

Tips Thawing Bahan Pangan

Tips Penanganan Starter Yoghurt

Hantaran & Hidangan Lebaran Populer Daerah

Beragam Cita Rasa Minuman Daerah

Lebih dekat dengan Pasta

Mampir ke surga olahan pasta ekonomis

Kepincut Sedapnya Masakan di Mkt Steak

All Pasta Dining at Warung Pasta

W-Miitem Si Hitam yang Memikat

Melirik sukses dapurnya Dapur Cokelat

Cokelat Kematian ala Dbc

Citarasa Cokelat Perancis di Kemang

Cimory Patisserie

Sehat dengan Gado

Perpaduan Sunda-Bali di Bukit Gumati

Kembang Desa yang Mempesona

Sensasi Timur Tengah Ala Mid East Resto

Shrimp Mixed Vegetable

Grilled Salmon Teriyaki Sauce

Roasted Shrimp

Yoghurt parfaits

Simple Oatmeal with Mixed Fruit

Resep Lebaran Fiesta 2014

SPAGHETTI CHICKEN BOLOGNESE

Ribuan Bingkisan untuk Ibu dari ABC Dapur Peduli

Ragam Olahan Kedelai Sumber Isoflavon

Membidik Pasar Horeka di Indonesia Timur

Manajemen Parador Siap kelola 99 Hotel

Festival Kuno Lan Kini dalam Peluncuran Teh SariMelati

Memulai Tahun Bersama Festival Buah Nusantara di Lotte Mart

Nikmatnya ”Kraca” untuk Berbuka

launching buku"Smart Eating: Nutritious & Delicious"

Ongol ongol

cenil

Tongkol Masak Bumbu Tomat

Laksa Serabut Ayam

Chef I Made Sutisna Juarai ‘Fonterra Pastry Challenge 2011’

Bersiap untuk Indonesia Chef of The Year 2012

FHT Bali Siap Digelar

Pengunjung Mulai Memadati Pameran FHT 2012

Hari Kedua: Chef Vindex Persembahkan Meat Ball

Berkenalan dengan Kuliner Khas Sulawesi

Jelajah Kuliner Khas Batak

Icip-icip Kuliner  Kota Pahlawan

Jelajah Kuliner Kota Tahu

Berwisata Kuliner Jogja

Sensasi Kuliner Khas Aceh

Telusuri Kuliner “Langka” dari Kota “Laka-Laka”

Semarang, Surga Kuliner bagi Wisatawan

Konsumsi Daging Merah Cegah Penyakit Kelainan Darah

Kuliner Purworejo

Eksplorasi Kuliner Bandung

Pempek

Si Manis yang Cantik dalam Popular Sweet Delight

Mengapa HACCP Penting untuk Jaminan Keamanan Pangan?

Steak Daging Premium Hadir di Tamani Kafe Grill

Picu Kreatifitas dengan Minum Teh

CHEF OF THE YEAR 2012 – BABAK SEMIFINAL PUTARAN KEDUA – BANDUNG

Fonterra Foodservices Selenggarakan Pastry Master Class

Kartika Chandra Sajikan Festival Masakan Sunda

Hasil-hasil Semi Final Chef of The Year 2012 Area Surabaya 

Inilah Chef of The Year 2012 !!

One Stop Entertainment Ala Fourties Resto Wine House KTV Kemang

Apa dan Bagaimana HACCP untuk Industri Jasa Boga

Tamara Cintai Dunia Kuliner

Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang

Bandung Menjadi Tuan Rumah Asia Tourism Forum

Mayumi, Produk Baru dari Ajinomoto

Makan Buah Dukung Hidup Sehat dan Aktif

Malam Romantis Ditemani Teh Hangat

Chef Marco Pierre White  Berbagi Ilmu dengan Pemenang Chef of the Year 2012

Menerapkan Diet Mediterania untuk Hidup Lebih Sehat

Jelajahi Kekayaan Khasanah Kuliner Nusantara di Jakarta Fashion & Food Festival 2012

Menyambut Bogor Organic Fair 2

Bagaimana Memulai Bisnis Bakery?

Royco Lahirkan Bumbu Komplit

Culinary Challenges di SAGES Institute

Pameran Bergengsi: Tea Fair,  kembali digelar di Bulan Agustus

Sajian Ala Kaisar Cina di Taste Paradise

Keamanan Pangan di Bisnis Horeca, Sistem Kontrol dan Penerapannya

Kreasi Masakan Keluarga Harus Penuhi Aspek '3J'

Festival Buah Nusantara dari Nusa Fresh

Ajang Kompetisi Bergengsi, Fonterra Pastry and Cooking Challenge 2012

Mencermati Status Kebenaran Produk Pangan Organik

Tanaman Herbal tidak Sekadar untuk Jamu

Pemenang Fonterra Pastry and Cooking Challenge 2012

Terapkan Pola Hidup Sehat dengan Biasakan Sarapan

Festival Buah Nusantara Resmi Dibuka.

Program ABC Dapur Peduli Kembali Digelar Ketiga Kalinya

Mi jagung: pilihan alternatif diversifikasi pangan

Daging dan Telur Ayam Bantu Maksimalkan Perkembangan Otak Anak

Triple Opening Ceremony Cimory Group

Es Teler 77 Pecahkan Rekor MURI

Membiasakan Konsumsi Protein Hewani Sejak Kecil

Songsong Ramadhan, Dibuka Pusat Konsultasi Kesehatan Lambung

Berkreasi dengan Buah

Varian terbaru Wall’s Dung Dung dalam Kedai Dung Dung

De Rainbow District, Kreasi Hidangan Spesial Magnum Cafe 

Memasak dan menyiapkan paket berbuka bersama ABC Dapur Peduli

Jaga Kesehatan dengan Minum air bersih

La Piazza Suguhkan Arabian Night Food Festival

Mewaspadai Pangan Kadaluarsa

Demo Masak Bersama Chef Mary Cech dan Jill Sandique

Menu Baru Hoka Hoka Bento Bersama Buavita

Wall's Perkenalkan Es Krim Magnum Gold Rasa Cokelat Vanilla

Ajinomoto Tingkatkan Kapasitas Produksi Masako®

Hong Kong Houseware Fair : Asia’s Biggest Houseware Event

Kampanye “MANGGA MANIA” bersama Nusa Fresh

Kecap Bango Songsong Hari Raya Idul Adha

Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi

Wanita Indonesia Rentan Osteoporosis

Fortifikasi Pangan di Indonesia

Merancang Generasi Masa Depan yang Cerdas 

Yuk Lebih Tahu Aneka Sosis!

Kebutuhan Sumber Protein bagi Kesehatan Tubuh

Gembira Ria Bersama Qtela Kerupuk

Premix = Basic Recipe

Pemecahan Rekor 280 Masakan Berbahan Daging Ayam

Gubernur Jokowi Dianugerahi Pejuang Pencegahan Osteoporosis

Paket Hidangan Qurban untuk Dhuafa

Yuk, Bijak Memilih Minyak Goreng !

Hindari Obesitas Sentral

Tubuh Ideal: Langsing atau Berotot?

Asian Fusion: Padu Padan Cita Rasa Asia dan Eropa

Nutricosmetic, Mewujudkan Kecantikan dari Dalam

Tren Diversifikasi Pangan Indonesia

Mengenal Aneka Jenis Roti

Serunya 9.080 anak Bikin Pizza di “Pizza Maker Juniors”

The Berries Family

Lapis Legit, Kekayaan Kuliner Bangsa Indonesia

The Park Lane Hotel Terima Sertifikasi HACCP dari Mbrio

Manfaat Lemak Bagi Tubuh

Tips Membuat Dashi ala Chef Kondo

Mari Membuat Donauwellen

Snack Praktis untuk Buah Hati

Cara Menjaga Mutu Minyak dalam Usaha Kuliner

Populerkan Kue Tradisional Indonesia

Lomba Makan Sushi Bersama Sushi Tei Indonesia

Kurangi Asupan Garam dengan Cara yang Menyenangkan

Eksplorasi Manfaat Umami

STP Bandung Susun Buku Kuliner Nusantara

Grand Baking Demo Bersama Chef Wallace

Membuat Jus Wortel Lebih Nikmat & Bergizi

Beef Steak Tempo Doeloe

SPICY CHICK KREMES

KUNG PAO FIESTA KEECHO

Membuat Bitter Ballen

Fungsionalitas Santan

Pentingnya Bread Improver

Prospek Bisnis Produk Olahan Susu

Strategi Meningkatkan Keuntungan Bisnis Restoran dan Kafe

Jaga Kesehatan dengan Asupan Makanan





 
created by kulinologi.biz 201
multi gas detector murah